Pilot pesawat: pekerjaan paling mudah

28 July 2011

Banyak orang sepakat bahwa mengemudi pesawat terbang perlu kecermatan tinggi. Kesalahan kecil yang dilakukan oleh pilot pesawat dikawatirkan mengakibatkan kecelakaan yang fatal. Nalar umum (common sense) berkata kerugian akibat pesawat jatuh pasti lebih besar dari pada kecelakaan berkendara mobil di jalan raya. Dengan demikian, rasanya logis saja bahwa pengemudian pesawat tidak bisa didelegasikan kepada sembarangan orang. Ini diartikan sebagai orang yang memiliki kecerdasan tinggi: IQ, EQ, SQ, FQ, … dan segala Q lain. Karena sulitnya mendapatkan orang yang HQ maka wajar pilot adalah profesi dengan gaji tinggi.

Namun, bila kita kaji lebih jauh (ini bahasa ilmiah, bukan?). Sebenarnya, mengemudikan pesawat itu adalah pekerjaan yang paling mudah, sehingga bahkan orang idiot pun pasti dapat menjadi pilot. Tidak percaya? Mari kita uraikan.

Dari asumsi bahwa pengendalian pesawat perlu kecermatan tinggi, maka seluruh kecermatan itu sudah menyertakan kombinasi kemungkinan masalah yang akan terjadi dan -tentu saja sudah ada- prosedur penyelesaian masalah.

Bayangkan: Seandainya dalam tiket pesawat anda tertulis: keselamatan penumpang bukan tanggung-jawab pengelola parkir perusahaan penerbangan. Apakah anda berani naik pesawat?
Argh … tapi dengan maraknya tulisan semacam itu di kartu parkir yang dimaklumi oleh masyarakat, mungkin saja penumpang pesawat akan menerima syarat dan ketentuan itu.

(Sekali lagi) jika semua sudah tertuang dalam langkah baku (standard procedure), maka pilot tinggal menjalankan prosedur. Seturut dengan tingkat kebakuan, bahwa semakin baik (ke-baku-an-nya) suatu prosedur maka semakin mudah dijalankan. Ingat jargon: KISS = Keep It Simple and Stupid! Buatlah Sederhana dan Bodoh! Dalam hal ini, prosedur yang sangat-amat baku adalah apabila prosedur sangat sederhana sehingga bahkan orang idiot bodoh pun dapat menjalaninya.

Nah, perusahaan penerbangan yang baik pasti menyusun prosedur –tepatnya: SUDAH memiliki prosedur– yang KISS. Perusahaan yang -masih- menggaji pilot yang HQ (High Quality) dan HS (High Salary = bergaji tinggi) menunjukkan bahwa perusahaan -masih- belum punya HP (High standard Procedure = prosedur yang sangat baku).

Selanjutnya, karena konsumen penerbangan memilih penerbangan yang paling aman, yaitu penerbangan yang memiliki prosedur yang paling baku, yaitu yang memiliki pilot paling bodoh sederhana atau bergaji rendah. Maka wajar juga bila alih-alih perusahaan menggaji tinggi pilot, perusahaan memiliki prosedur yang baku.

Apakah logika ini sudah logis? Apa pendapat anda?

Platform TI masa kini: social networking

13 July 2011

Alkisah cerita, dirumuskanlah tujuh-jurus-sakti dalam kadigdayan TI atau kerennya 7 layer OSI. Ketujuh jurus itu, seringkali dikalahkan oleh 2 jurus lain yang posisinya lebih tinggi.
Jurus ke-8, yaitu financial / keuangan. Semua urusan TI tidak akan bisa jalan jika tidak ada pembiayaan. Begitu pula, sebaliknya, semua urusan TI yang sesulit apapun dapat diadakan jika ada uang. Dan jurus ke-9, yaitu policy / kebijakan, dapat memaksakan pembiayaan, mengadakan subsidi, atau apapun lainnya, demi suatu kebijakan. Terlebih bila policy-nya menyangkut politik.

Kini, jaman baru telah tiba dengan munculnya layer ke-10, yaitu: social networking. Meski kekuatan jejaring sosial belum tentu dapat mengalahkan layer-9, tetapi kehebohannya telah dirasakan. Memahami platform TI tidak lagi hanya teknologi tentang menyimpan dan berbagi informasi tetapi mengenai menghubungkan orang-orang, bisnis Anda, dan memanfaatkan kekuatan partisipasi.

Bukanlah TI yang mentransformasi cara hidup, bekerja, bermain dan belajar. Melainkan kebutuhan akan kehidupan yang telah mengubah bagaimana platform TI dibentuk. Uuuuh … bukannya dari dulu sudah begitu, yak? ;)

Download dari Fileserve dengan Shell

9 February 2011

Cara download dari Fileserve melalui shell (command line):
A. Dapatkan cookies dari fileserve.com dengan lynx
B. Download file dengan wget

A. Langkah pertama: mendapatkan cookies dengan lynx
1. Pastikan lynx anda di-set untuk menyimpan cookies. Lihat file konfigurasi lynx anda.

#cat /usr/local/etc/lynx.cfg | grep COOKIE
SET_COOKIES:TRUE
ACCEPT_ALL_COOKIES:TRUE
PERSISTENT_COOKIES:TRUE
COOKIE_FILE:~/.lynx_cookies
COOKIE_SAVE_FILE:~/.lynx_cookies

Tanda ~ (tilde) berarti home directory anda. Biasanya diartikan sebagai /home/gobzip. Nama file ~/.lynx_cookies lengkapnya menjadi /home/gobzip/.lynx_cookies

2. Jalankan lynx

# lynx

3. Buka situs fileserve
Setelah tampilan layar lynx terbuka, tekan g (singkatan dari go).
Ketik URL tujuan, yaitu: fileserve.com

4. Login

5. Pastikan anda sudah berhasil login. Ini terlihat bahwa nama user-id anda muncul di halaman web fileserve. Oya, teknik ini berlaku untuk account yang premium.

6. Keluar dari lynx dengan mengetikkan q (singkatan dari quit).

7. Periksa isi file ~/.lynx_cookies

# cat ~/.lynx_cookies
.fileserve.com TRUE / FALSE 12998xxxxx cookie nqQ8LZacgAxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

Kini file cookies anda siap digunakan.

B. Download file dengan wget

1. Siapkan file-file yang akan didownload.

cat daftar-donlot.txt
http://www.fileserve.com/file/xxxxxyyyyy/SC.namafile.part01.rar
http://www.fileserve.com/file/xxxxxyyyyy/SC.namafile.part02.rar
http://www.fileserve.com/file/xxxxxyyyyy/SC.namafile.part03.rar

Saya sarankan satu file dulu untuk percobaan. Setelah yakin wget anda berhasil, baru siapkan download masal.

2. Jalankan wget dengan opsi ini.

# wget --load-cookies=~/.lynx_cookies \
--save-cookies=~/.lynx_cookies \
--keep-session-cookies -b -i daftar-donlot.txt

Penjelasan opsi:

--load-cookies=<namafile> mengambil cookies dari file <namafile>
--save-cookies=<namafile> menyimpan cookies ke dalam file <namafile>
--keep-session-cookies menjaga session jika agar permanen
-b jalankan wget sebagai proses background, supaya bisa quit dari layar shell untuk bikin kopi :)
-i <daftar-donlot> daftar URL yang akan didownload

Catatan:
- Pada contoh di atas, kita menyimpan cookies di ~/.lynx_cookies. Jika wget anda gagal mengenali kode “~”, maka gantilah dengan nama lengkap file tadi, misalnya: /home/gobzip/.lynx_cookies

Lengkapnya:

# wget --load-cookies=/home/gobzip/.lynx_cookies \
--save-cookies=/home/gobzip/.lynx_cookies \
--keep-session-cookies -b -i daftar-donlot.txt

Tips tambahan: simpan opsi yang panjang ini ke dalam konfigurasi wget atau gunakan command line sebagai shell script.

Contoh:

#cat myget.sh
#!/bin/sh
wget --load-cookies=/home/gobzip/.lynx_cookies \
--save-cookies=/home/gobzip/.lynx_cookies \
--keep-session-cookies -b -i daftar-donlot.txt

3. Berhubung wget berjalan sebagai proses background, anda tidak mendapat tampilan apa-apa. Catatan proses disimpan dalam file wget-log atau nama lain seperti disebutkan saat menjalankan wget. Biasanya, nama filenya wget-log. Jika file ini sudah ada, maka disimpan ke wget-log.1, wget-log.2, dan seterusnya.

# ll
total 269906
-rw-r--r-- 1 gobzip gobzip 44784 Feb 10 07:10 SC.namafile.part01.rar
-rw-r--r-- 1 gobzip gobzip 270542726 Feb 10 08:03 SC.namafile.part02.rar
-rw-r--r-- 1 gobzip gobzip 129 Feb 10 07:12 myget.sh
-rw-r--r-- 1 gobzip gobzip 723 Feb 10 07:10 wget-log
-rw-r--r-- 1 gobzip gobzip 422883 Feb 10 08:03 wget-log.1

4. Anda bisa periksa download selesai dari catatan wget ini.

Ini contoh wget yang selesai tapi gagal. Meskipun wget berakhir dengan FINISHED dan ada file yang didownload/disimpan, tetapi isinya tidak sesuai dengan yang kita harapkan.

# tail wget-log
Length: 44784 (44K) [text/html]
Saving to: "SC.namafile.part01.rar"

0K .......... .......... .......... .......... ... 100% 25.5K=1.7s

2011-02-10 07:10:26 (25.5 KB/s) - `SC.namafile.part01.rar' saved [44784/44784]

FINISHED --2011-02-10 07:10:26--
Downloaded: 1 files, 44K in 1.7s (25.5 KB/s)
Cannot open cookies file `~/.lynx_cookies': No such file or directory

Ini contoh wget yang berhasil dan selesai.

# tail wget-log.1
390400K .......... .......... .......... .......... .......... 99% 140K 2s
390450K .......... .......... .......... .......... .......... 99% 138K 1s
390500K .......... .......... .......... .......... .......... 99% 138K 1s
390550K .......... .......... .......... .......... .......... 99% 138K 0s
390600K .......... .......... ..... 100% 258K=70m4s

2011-02-10 08:22:44 (92.9 KB/s) - "SC.namafile.part01.rar.1" saved [400000000/400000000]

FINISHED --2011-02-10 08:22:44--
Downloaded: 1 files, 381M in 1h 10m 4s (92.9 KB/s)

Kesimpulan
Mantab!!!

Catatan tambahan: cara download ini berlaku untuk account premium. Account free memerlukan delay (counter).

Berikutnya, membuat interface web untuk menerima pesanan mengelola daftar download. :)

nge-config pake command line

7 April 2010

Hare genee … masih nge-config pake ketikan (command line)? Wa ka ka ka …

Membaca artikel-nya Eko J bertajuk “transparent/intercepting squid proxy dengan ubuntu & firestarter“, mengingatkan saya bahwa paling tidak dalam waktu dua taon terakhir saya lebih sering nge-config dengan ce-klik-an mouse daripada mengetik. Masing-masing cara config punya keunggulan dan kekurangan. Hanya saja, porsi-nya berubah.

Dulu, hampir semua configuration diketik, berupa command line. Seperti config-nya Apache. Hanya sedikit yang enak / bisa diklik. Mencari ‘opsi’ yang dimaui dan membaca artinya perlu waktu lebih lama. Terlebih, karena tidak banyak opsi yang tersedia dalam jendela (window) GUI. Seperti regedit-nya Windows. Pernah hitung: berapa baris yang harus ditelusur dan berapa kali klik untuk melakukan perubahan? Jauh lebih mudah ketik “sysctl -w system.info = ‘Ini sistem ku.’” kan ?

Nah, begitu artikel-nya Eko J bertajuk “transparent/intercepting squid proxy dengan ubuntu & firestarter” muncul di agregator planet.terasi.net, saya tercenung. Halah … saya sekarang lebih sering nge-webmin dan nge-winbox (untuk mikrotik) daripada nge-shell.

Bagaimana dengan anda?