mikir porno
RUU porno?
Jika TIDAK ada waktu mikir porno, mengapa ada waktu mikirin supaya tidak porno? Eeeh .. ternyata ada pula waktu penulis dan pembaca juga ikut mikirin.
Indonesia bikin RUU porno sebenarnya sudah lama. Gara-gara akan terbit playboy Indonesia sehingga RUU diungkit lagi. Malah ada yang pengen segera meresmikannya.
Perlindungan terhadap yang porno memang perlu. Terlebih jaminan supaya seseorang atau sesuatu tidak di-porno-kan. Maka jelas persoalan pada batasan, kriteria, dan definisi porno itu sendiri.
Selanjutnya, tindakan yang dilakukan terhadap yang melanggar batasan juga tergantung pada konsep porno itu sendiri. Apakah porno termasuk urusan norma? Apakah porno termasuk “penyakit”? Jika porno terkait legalitas, maka pelanggar terkena sangsi atau denda.
Meski dalam RUU tercantum denda bagi pelanggar tidak berarti Indonesia memandang porno sebagai legalitas tetapi bisa juga dalam rangka meningkatkan penghasilan ……..

