weblog go bZip

10 February 2006

Mana duluan: inovasi atau regulasi?

Filed under: perilaku, networking

Seperti pertanyaan klasik: mana duluan ayam apa telor?
Begitu pula pertanyaan: inovasi atau regulasi?

Terkadang kita mengharap bukan sekedar mengadopsi teknologi, tetapi bahkan mampu menciptakan teknologi baru. Setidaknya re-kreasi teknologi yang sudah ada. Seperti harapan dirjen postel dalam workshop ipv6 November 2005 lalu :

… agar bangsa Indonesia kali ini tidak sekedar menjadi pengikut tetapi juga dapat mengambil manfaat dari kesempatan revolusi teknologi internet kali ini.

Namun, harus diakui kita juga lamban menghadapi kemajuan teknologi seperti laporan detikinet tentang tanggapan BRTI (Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia) terhadap rencana Intel Indonesia untuk melakukan uji coba WiMax (Worldwide Interoperability for Microwave Access) di Indonesia, pada pertengahan 2006. Bukannya dengan segera mengajak menyusun regulasi, tetapi malah

…. jangan tergesa-gesa untuk uji coba, sampai standarnya ditetapkan.

Maka, wajar ada kekhawatiran disebut sebagai “kriminalisasi inovasi teknologi” yang muncul dalam diskusi “Rencana Strategis Pemanfaatan Teknologi Telematika bagi Kemajuan Bangsa” di Elektro ITB.

Ketika orang melakukan inovasi teknologi, bukannya 18 Giga Bit yang datang, akan tetapi 18 hari di bui. Aduh. Dampak yang terjadi dengan adanya penangkapan pelaku telematika adalah adanya ketakutan orang untuk melakukan inovasi.

Ingat regulasi wireless LAN (wavelan, 2.4GHz) yang belum juga final padahal sudah terlalu banyak yang nekat tergantung pada teknologi itu.

Jika
+ regulasi adalah ayam dan
+ pemakaian-teknologi adalah telur,
maka pada kasus tersebut ternyata
+ telur sudah bisa dimakan dan tak-pernah-habis bahkan
+ tanpa menunggu ayam siap untuk regenerasi.

Bagaimana dengan WiMax?
Lemparkan saja ide-ide penyusunan regulasi pada pelaku teknologi. Biarlah masyarakat melalui orang-orang yang interest membentuk forum. Seperti yang terjadi pada teknologi IPv6 di dalam roadmap internet Indonesia disebutkan:

… berbagai rencana strategis dengan memberdayakan forum IPv6 untuk membawa internet Indonesia menjadi sepenuhnya berbasis IPv6 pada tahun 2008. Forum IPv6 yang semula diprakarsai oleh individu-individu kini sudah memiliki struktur organisasi yang makin lengkap.

Dengan demikian kerja BRTI akan semakin mudah karena inisiatif banyak pihak pasti hasilnya didukung pula oleh banyak pihak. BRTI cukup sebagai fasilitator dan moderator.






















Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Hadley Wickham