Tembako bermanfaat!!
Peringatan “Hari Tanpa Tembakau Sedunia 2006” jatuh pada tanggal 31 Mei 2006. Membaca “tembakau” mengingatkan saya akan rokok dan bahayanya. Namun, tembakau juga bermanfaat.
Saya sekarang BUKAN perokok. Dulu, saya pernah menjadi perokok dengan konsumsi minimal 8 batang per hari. Pada saat-saat ujian atau kegiatan seru atau begadang bisa mencapai 2 bungkus atau 32 batang.
Dengan berbagai alasan saya berusaha berhenti merokok. Tidak ada alasan yang mempan dan saya kembali ngudut lagi.
Banyak orang dan artikel yang menasehati, menakuti, dan mengancam agar saya berhenti merokok. Ini malah membuat saya stress, cepat putus asa dan semakin bersemangat nyedot.
Ternyata, saya bisa berhenti merokok justru tanpa harus cari alasan. Alasannya muncul begitu saja, yaitu tanpa-alasan: pokok-e berhenti!! Titik, eeh .. tanda seru. Selesai!
Seorang relasi berkata bahwa waktu “tersiksa” yang diperlukan hanya satu bulan. Setelah itu anda tak akan tergantung lagi. Saya coba. Ternyata …. (sebaiknya tidak diceri-tai) … saya berhasil.
Menyebut “tembakau” sebagai kata ganti “rokok” rasanya cukup menyenangkan. Mengurangi keinginan bagi para pecandu.
Tembakau selain menjadi bahan utama pembuatan rokok, juga dapat digunakan untuk berbagai hal. Salah satunya, (air) tembakau bisa digunakan untuk mencabut lintah.
Supaya menjadi slogan yang positif, saya mengusulkan mengganti dari “hari tanpa tembakau” menjadi “manfaatkan tembakau secara tepat”. Setujuuu??
blogs lain:
- Tembakau: Berbahaya Dalam Bentuk Apapun oleh Solaris
- Hari Tanpa Tembakau 31 Mei 2006 oleh Enda
- Air Conditioner Is Vital For Smokers oleh Andry
- Rokok itu oleh Puji
- Dunia Tanpa Rokok oleh Kuncoro
- Tembakau: Berbahaya dalam Bentuk Apapun oleh Benny
- Tembakau: Berbahaya Dalam Bentuk dan Samaran Apapun oleh Priyadi

