weblog go bZip

10 May 2008

Kang Onno @ TVone tentang Kang Bill

Filed under: Cuap cuap, komputer

Tina @ TVoneTadi malam, jumat malam, sekitar jam 9 malam, TVone menayangkan adegan yang lucu dengan tokoh sentral Kang Onno dan Pak Wahyu. Tunggu, Pak Onno belum beralih profesi sebagai pelawak, meskipun dalam banyak penampilan beliau memang membuat kita tertawa.

Saya menduga acara tersebut digelar karena ada momen kehadiran tamu dari negara Microsoft. TVone mencoba menayangkan apa pandangan Kang Onno sebagai pejuang tekno-info Indonesia. Lucunya? Lucunya gini …

Dalam presentasinya, Pak Gates di depan para petinggi negara Indonesia, membeberkan ramalan bagaimana tekno-info di masa depan. Peran tekno-info dalam kehidupan manusia yang makin luas dan trend device yang makin memudahkan interaksi manusia dengan mesin. Saya tidak nonton presentasi Mas Bill, tapi salah satu uraian dari presenter TVone menyebutkan bahwa ada alat yang lebih baik daripada mouse dan keyboard.

Pernyataan ini mengingatkan saya akan sebuah adegan dalam film “Pirates of Silicon Valley“. Dikisahkan, pada tahun 80-an ketika mouse belum populer, Xerox mungkin yang pertama yang mempertimbangkan penggunaan mouse. Namun, saat itu mereka bukannya mempelajari, tapi hanya mengoper-operkan prototipe mouse. Kesannya, mereka merasa jijik, seperti terhadap tikus beneran.

Weh .. kesasar. Kembali ke laptop wawancara Kang Onno.

Lucunya. Tampak beberapa kali sang host TVone (siapa yak namanya, Teh Tina?) mencoba mengorek agar Kang Onno memberi tanggapan positif tentang kehadiran Pak Gates, tapi Pak Purbo malah promosi Opensource. Mungkin cara penyampaian Kang Onno terlalu cepat pada titik kesimpulan atau karena (dugaan saya) pemirsa (dan presenter) belum siap dengan latar belakang perseteruan copyleft-copyright, sehingga adegan ini jadi tampak lucu, seakan-akan presenter mengira Kang Onno akan ngedukung Kang Bill, eh, malah bikin produk tandingan. He he … *ketawa dulu* …

Ketika presenter bercerita (mengulang) uraian Pak Gates tentang kemudahan belajar astronomi dengan perangkat tekno-info, Pak Purbo menanggapi dengan cerita bahwa anaknya (anak Pak Purbo) sudah lama belajar astronom dengan software freeware. *ngacung* Sodara-sodara, saya juga sudah lama pake stellarium. Bahasa Indon lagih. *nyengir*

Sayangnya, saya ga bisa ngikuti diskusi lebih lama karena jadwal tayang idol sudah dimulai. *sigh* Saya ga tahan nonton pelajaran menjadi selebritis-penyanyi yang diulang-ulang, dilambat-lambat, dan dipaksa ber-emosi . Uh, berhubung TV cuman satu dan kalah mayoritas, yach menyingkirlah daku.

Pandangan Kang Bill tentang masa depan tekno-info, saya kira, bukan hal baru bagi para warrior tekno-info apalagi kalau punya versi freeware-nya, sehingga wajar Kang Onno tidak tertarik untuk mengulang (latah). Namun, itu lah yang ingin didengar banyak orang, apalagi dengan penyajian yang sangat menarik.

Perseteruan berbagai jenis lisensi belum menjadi perhatian bagi banyak orang awam. Maka, wajar orang akan tetap memilih software copyright daripada software yang copyleft. Lah wong mbayarnya (ongkos ngopy cd atawa download) sama.

Dengar gobzip gosipnya, saat ini pemerintah sedang bekerja mengimplementasi UU-ITE dan UU-HAKI. Setelah perangkat pelaksanaan UU siap, sekitar 2 tahun yad, masyarakat Indonesia akan siap juga mendengarkan perbedaan lisensi. Jika anda ingin mempercepat dan/atau memastikan hal ini, maka saya ikut sarankan beri dukungan bagi Aa Noto jadi Walikota.

Artikel terkait:

ps: artikel ditulis sambil nunggu …






















Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Hadley Wickham