weblog go bZip

5 June 2009

menimbang e-Book Reader

Filed under: komputer, perilaku, Hiburan - gobzip @ 10:01:36 am

Keunggulan media elektronik yang paling menentukan, menurut saya, adalah fasilitas pencarian. Ada beberapa jenis perangkat yang dapat digunakan untuk mengakses media elektronik. Mana pilihan anda?

Media elektronik yang saya maksud tentu saja bukan TiVi (TeVe?) atau radio, yang keduanya diakses secara sekuensial. Media elektronik yang saya maksud ada dalam bentuk file elektronik dalam berragam format multimedia: txt, pdf, odf, doc, avi, jpg, dan semacamnya. File tersebut pada umumnya dapat diakses secara random, dibaca secara loncat-loncat, di-index, dan dapat di-search.

Beberarapa fitur lain yang mungkin diharapkan adalah kemampuan untuk di-copy-and-paste, dicoret-coret, ditandai, dapat dikomentari, atau diperbarui. Atau .. apalagi yang bisa anda harapkan?

Pilihannya ada dalam berbagai perangkat : ebook reader, netbook, tablet pc, dan aneka gadget lainnya.

Kindler dari Amazon
Produk pembaca ebook (e-book reader) ada banyak pilihan. Yang sempat rame bulan lalu (padahal sudah terbit beberapa taon lalu) adalah Kindler yang cuma bisa nampilin item-putih aja, yang harganya naympe empat jutah, yang harus impor *sigh*. Yang lebih murah/sederhana …. apa yach?

Pilihan berikutnya adalah gadget yang praktis, enteng buat dibawa-bawa seperti blackberry, tapi merek dan tipenya apa yach. Trus harganya selangit gak yach. Lagian, nggondolnya enakeun ga yach. Serasa banget ada yang ngganjel gitu. *halah* … ga kuwat beli ajach banyak alesan … he he … serius loh memang ga enak duitnya. Pasti ngagokin lah. Baca komik seukuran buku saku saja sudah repot apalagi baca buku seukuran setengah telapak tangan.

GigaByte M912V Berikutnya: laptop, notebook atau adiknya, netbook, barangkali pilihan ekonomis. Harganya mulai 3 juta rasanya sudah cukup untuk baca-baca. Tapi sangat aneh baca laptop sambil tiduran di kasur. Kalau telungkup di taman seperti di iklan-iklan itu sih karena sedang di-foto. Namanya aja laptop, harusnya buat di pangkuan bukan buat di tiduran.

Tablet pc tergolong notebook, tapi layarnya bisa dipuntir dan dilipet ditambah pulpen penunjuk. Dengan harganya mulai 6 juta (lima juta sekian-sekian tapi deket enam lah), rasanya ini boleh lah buat pemula. Fungsi komputingnya sudah cukup. Harga mendekati/di bawah balakberi. Memang sih bakal lebih tebal, lebih berat, dan daya tahan bateri lebih rendah, tapi sementara ini sebanding untuk pemakaian di rumah, kantor, kampus atau sekitarnya.

Masih ada alternatif lain yang lebih baik?

Setelah menentukan pilihan, tinggal nyari dana-nya, tempat beli-nya, dan … tinggal pertimbangan lain yang masih banyak lagi. *halah* …. positip thingking, bung!!! Misalnya? Ada donasi!! :)

5 Comments »

The URI to TrackBack this entry is: http://gobzip.blogsome.com/2009/06/05/menimbang-e-book-reader/trackback/

  1. PSP yang dipasangi IR Shell dan Bookr. Kalau capek baca ebook, bisa ngegame lagi ;-)

    Comment by galihsatria — 6 June 2009 @ 06:06:47 am

  2. Apa yang membedakan e-bok reader dengan notebook
    adalah e-book reader layarnya menggunaakan e-ink,
    sehingga selain layar lebih “sejuk” di mata dan
    enak dibaca juga lebih hemat energi. Perbandingan
    kasarnya: kalau baca e-book pakai notebook hanya
    3 jam, pakai e-book reader bisa 3 minggu.

    Comment by namaku0 — 6 June 2009 @ 07:03:27 am

  3. Seperti yang disebutkan oleh namaku0 di atas, perbedaan utama ebook reader dengan yang lain adalah penggunaan e-paper (en.wikipedia.org/wiki/Electronic_paper) sebagai.

    Perbedaan utama e-paper dengan LCD dan sejenisnya adalah e-paper hanya mengambil daya listrik untuk pertama menampilkan atau mengubah teks, daya listrik tidak diperlukan untuk mempertahankan tampilan teks. Jadi cocok sekali untuk e-book, hemat daya karena cuma perlu daya ketika ganti halaman, tidak perlu daya ketika kita membaca halaman tersebut.

    Penggunaan e-paper merupakan revolusi, karenanya pada fase awal (sebelum 2007), e-paper masih asing, harganya masih mahal dan produk yang bertahan setahu saya hanya 3: Sony Librie, iRex iLiad (Belanda), dan Jinke Hanlin (Cina). Hanlin dipasarkan ke OEM.

    Sejak tahun 2007, e-paper mulai dikenal, harganya mulai turun, dan produk - produk baru muncul, seperti Amazon Kindle, Netronix e-Book, Soribook, Hanvon Xinhua.
    Netronix dipasarkan ke OEM.
    Lihat: openinkpot.org/wiki/Hardware

    Tahun 2009, makin banyak produk baru dan harga makin turun, seperti Foxit eSlick (www.foxitsoftware.com/ebook) yang ditawarkan cuma $259,99 dan mulai keluar yang warna seperti Fujitsu FLEPia(http://www.frontech.fujitsu.com/en/release/20090318.html).

    Perkiraan saya, Insya Allah, e-book reader akan menjadi trend tahun 2010. Sepertinya tahun ini saya ingin membeli netbook untuk nulis, sementara tahun depan ingin membeli e-book reader untuk membaca.

    Comment by Ki Syafrudin — 8 June 2009 @ 08:55:12 am

  4. gimana kalo crunchpad-nya michael arrington http://www.techcrunch.com/2009/06/03/crunchpad-the-launch-prototype/

    Comment by Ronald Widha — 10 June 2009 @ 11:01:43 am

  5. Usulan e-book reader yang beneran memang oye.

    Meskipun hemat daya (listrik) tapi pengertian hemat saya
    mungkin masih lebih tepat apabila hemat biaya beli.

    Semoga saya/kita bisa segera mendapatkan rejeki “cukup”
    supaya lebih mampu mbeli perangkat yang beneran
    (dan hemat energi). Amin.

    :)

    Comment by gobzip — 10 June 2009 @ 11:09:21 am

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>


Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Alex King