Benerkah: investasi TI meningkatkan nilai perusahaan?
Apakah nilai perusahaan anda bertambah meningkat sebanding / seimbang dengan jumlah investasi Teknologi Informasi anda? Bagaimana mengukurnya?
Baru saja kita terkejut dengan gelembung sabun ekonomi di US. Ternyata bisa terjadi nilai uang real tidak sesuai dengan nilai yang tercatat. Akibatnya, pemilik uang tidak bisa mencairkan dana dengan “segera”. Jumlah uang (dan tenaga, waktu, dsb) yang sudah dikeluarkan (diinvestasikan?) untuk sebuah perusahaan sangat mungkin jauh lebih besar daripada nilai yang diterima seandainya perusahaan tersebut dijual. Coba tawarkan perangkat teknologi informasi kepada seorang tukang cendol keliling dengan alasan untuk meningkatkan nilai tambah usahanya. Pasti beda jika ditawarkan kepada tukang cendol yang jualannya pakai label “elizabeth”.
Di bidang Teknologi Informasi, kontribusi software terutama jenis enterprise (semacam SAP, ERP, dsb) terhadap customer perlu dipertanyakan. cnet menulis “Customers begin to question enterprise software value“. Para customer harus membayar biaya (lisensi atau maintenance) yang makin tinggi (atau sama) atas pemakaian software enterprise yang hampir tidak ada inovasi yg signifikan. Apakah ini bentuk lain dari “gelembung sabun”?
Di tataran individu, harus diakui orang kito masih berusaha meningkatkan fitur gadget (handphone) agar makin lengkap dan makin baru meski tak (sempat) memanfaatkan atau demi alasan sekadar mengganti gadget yg sudah kuno. Jika memandang secara investasi, seberapa besar value added yang bakal didapetin? Lagi - lagi, gimana ngukurnya?
ps: tulisan ini dipicu dari … blognya siapa gitu yack … link-nya dapet dari planet.terasi.net tapi ndak nemu lagi. dooh lupa.
